Waspadalah!


OK, saya menulis posting ini sambil masih sedikit deg-degan. Alkisah, hari ini untuk suatu keperluan saya mengambil uang cash dalam jumlah yang lumayan besar. Sampai uang itu diterima, semua berjalan lancar. Akan tetapi, pada saat saya mengambil motor saya dan sudah hampir keluar dari pagar lokasi itu, secara kebetulan di depan pagar ada 2 orang lelaki yang berboncengan motor juga bersiap berangkat. Mungkin karena saya sebelumnya sudah pernah mengalami perampokan motor pada saat SMA, secara insting saya menghentikan motor saya. Reflek ini mungkin juga diperkuat oleh cerita ibu saya yang temannya baru saja dirampas tasnya ketika habis mengambil uang.

Ketika saya menghentikan motor secara mendadak, mereka tetap menjalankan motornya perlahan. Sebenarnya sampai saat ini, pikiran saya masih fifty-fifty mengenai kecurigaan saya. Akan tetapi, lelaki yang dibonceng terus sesekali melihat ke arah saya. Di sini saya mulai sedikit khawatir. Tapi saya memutuskan untuk tetap menjalankan motor saya pelan-pelan sambil menjaga jarak dengan mereka. Walaupun motor mereka sudah di depan saya, lelaki yang dibonceng terus melihat ke arah saya sambil sesekali berbicara dengan yang membonceng.

Akhirnya mereka mengambil jalan berputar di U-turn jalan. Dan ketika itu pun, yang dibonceng tetap melihat ke arah saya -_-;; Oke, saya mulai sedikit panik. Karena kalau cepat, mereka pasti bisa segera muncul di belakang saya lewat jalan putar itu. Akhirnya setelah berpikir cepat, saya langsung mengebut ke arah Bank terdekat karena pasti ada satpamnya. Menyetor semua uang yang sudah saya ambil. Dan baru bisa pulang dengan rasa lebih aman.

Sebenarnya, saya juga merasa tidak enak karena telah berburuk sangka kepada mereka. Wallahualam apakah mereka memang berniat jahat apa tidak. Yang pasti, waspada itu perlu. Karena waktu motor saya dirampok dulu, saya sudah sempat curiga kepada 2 motor yang mengikuti saya. Tapi saat itu dengan polosnya saya bilang kepada diri saya sendiri bahwa mungkin kebetulan saja mereka searah. Berprasangka buruk memang tidak baik, tetapi ada kalanya kita memang wajib waspada. Lagipula, dengan tidak memberi orang kesempatan berbuat jahat, berarti kita juga turut membantu mereka terhindar dari dosa bukan? 🙂 Akhir kata, seperti kata pembawa acara reportase kejahatan di sebuah tivi, WASPADALAH, WASPADALAH!

5 Comments

  1. Lah trus gak jadi ambil duit donk?

    • Alief /

      Hehehe, yang penting aman dulu ces 😀 Kan abis itu bisa ajak temen ^^

  2. Bener nih, satu lagi, hati-hati kalo bawa tas pas naik motor. Ini uda jadi modus yg lumayan sering sekarang, jambret pas lagi motoran, yg jambret ya motoran juga. Rese bgt nih, berpotensi bikin org celaka soalnya, dan Tanteku uda jadi salah satu korbannya, parah lagi.. 🙁

    Berhubung temen n keluargaku uda ada yg jadi korban, waspadalah sama yg satu ini juga gan.. 😉

    • Alief /

      Turut berduka mbak, moga2 ga ada yang kena kayak gitu lagi 🙂

  3. aish… kok serem aja liep. yg penting g pp wes, cari aman dulu.
    tp emang sih, jaman skarang itu harus banyak2 waspada (cenderung curiga kali ya), karena memang jamannya udah gila… -___-‘

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *