Finally, Ski!

Finally, ski!

Finally, ski!

Setelah 3 kali berada di Korea pada musim dingin, akhirnya pada tanggal 22 Januari kemarin mimpiku untuk bermain ski tercapai juga. Cukup susah mengajak orang untuk bermain ski ini karena biaya yang dikeluarkan memang tidak murah, sekitar 100 ribu won (800 ribu rupiah). Tetapi dibanding ongkos penerbangan ke Korea atau negeri lain yang memungkinkan bermain ski, aku rasa biaya sejumlah itu cukup setimpal 🙂

Tiket Yangji Pine Resort

Berenam dengan teman-teman yang lain, akhirnya kita memilih Yang Ji Pine Ski Resort sebagai tempat tujuan kita. Melalui seorang rekan kerja di kantor yang asli Korea, kita booking tiket masuk ke sana sekaligus bis jemputan dari Suwon. Sesuai waktu yang ditentukan, pada hari minggu kita keluar dari hotel jam 7 pagi menuju Suwon Station, dimana bis jemputan akan berada. Bis jemputannya dijadwalkan datang pukul setengah 9, tetapi sampai jam setengah 10 bisnya tidak kunjung datang -.- Akhirnya kita mengambil inisiatif bertanya pada Tourist Information cara lain menuju ke tujuan dan naik bis umum.

Yangji Pine Resort

Rombongan ski berpose dan bisa ditebak saya di sebelah mana -.-

Sampai di tujuan, kita bingung kok tidak ada salju sama sekali. Tetapi setelah bertanya ke bagian pos informasi, ternyata kita masih harus naik lagi ke atas. Petugasnya kemudian memanggilkan dua buah taksi untuk mengantar kita ke atas. Dan yeah, kita bisa melihat saljunya 😀 Tetapi sebelum itu, kita terlebih menukarkan reservasi kita menjadi tiket dan kupon makan. Yup, kita memutuskan untuk makan siang dulu karena akhirnya kita sampai di sana pukul 1 siang dan stamina kita sudah lumayan goyah gara-gara bis yang tidak datang tadi.

Ini yang paling mudah, tinggal duduk dan meluncur 😀

Yosh, let's ski!

Pose dulu sebelum jatuh :p

Harga rental lift dan sewa peralatan ski

Setelah makan, kita langsung bergegas menyewa peralatan ski ^^ Dan, mari berpose dulu hehehe.. Kalau kata mereka, yang penting pose dulu, masalah nanti bisa main ski atau nggak gyahahaha 😀 Eniwai, akhirnya kita langsung mencoba bermain ski. Dan tidak mudah ternyata kawan! Sekilas kita cukup perlu menancapkan tongkat dan menarik tubuh kita, tapi tidak semudah itu. Kita akhirnya mencoba tempat paling mudah. Di sana ada eskalator berjalan yang akan membawa kita ke atas dan kita bisa meluncur dari sana.

Landai, tapi tetap susah.. -.-

Hasil luncur pertamaku adalah mengerikan! Disaat yang lain jatuh, aku malah meluncur lurus wush wush, tapi ini justru jauh lebih mengerikan karena aku tidak tahu cara mengerem gyahahaha.. Bayangkan kamu sedang naik motor tapi remnya blong. Aku cuma bisa teriak-teriak watch out, watch outttt! Dan untungnya, walaupun hampir menabrak beberapa orang, aku bisa berhenti dengan selamat. Hosh, hosh..

Aku langsung bingung dan melihat ke bagian course pro. Ternyata, kita harus meluncur ke kiri dan ke kanan bergantian agar kecepatannya tidak terlalu kencang. Yosh, berbekal kesimpulan itu, akhirnya aku mencoba lagi dan kali ini lumayan berhasil 😀 Aku lebih bisa mengendalikan kecepatan. Dan tampaknya teman-teman yang lain juga cukup kesulitan untuk menguasai ski ini. Dari pengalamanku, jika kamu pernah bermain ice skating, itu cukup membantu untuk belajar bermain ski.

Setelah bosan di lintasan pemula, kita berenam berencana pergi ke lintasan paling tinggi. Bukan bermaksud gaya, tapi cuma ingin mencoba Sky Lift sekaligus melihat pemandangan dari puncak. Akhirnya berdua bersama Yudis, kita kloter pertama yang naik lift. Tapi setelah menunggu sekian lama, kita bingung kenapa yang lain belum datang. Sambil menunggu kita foto-foto dulu di puncak. Tapi ketika akan turun naik lift, kita panik karena ternyata lift itu hanya untuk searah naik dan hanya kasus khusus yang boleh turun menggunakan lift itu. Glek.. Padahal lintasan ski dari atas itu curam sekali, lihat deh fotonya..

Advanced Course

Lihatlah, betapa kecil orang-orang di ujung sana.. @_@

Akhirnya aku mencoba turun sedikit dan hasilnya fatal. Aku tidak bisa berbelok kiri kanan karena kemiringannya cukup tinggi. Hasilnya aku meluncur kencang dan memutuskan menjatuhkan diri agar bisa berhenti, akibatnya tulang rusukku dan pergelangan tangan kanan lumayan sakit. Dan, kita akhirnya memutuskan berjalan pelan-pelan kebawah sambil pegangan pagar -.- Tapi karena di sekeliling kita pada jago (ya iyalah, lintasan advanced gitu lho T.T), kita jadi mencolok perhatian dan didatangi petugas patroli. Kita disuruh memakai papan ski kita. Karena tidak punya pilihan lain, akhirnya kita menurut dan langsung jatuh -.- Petugasnya pun menyerah dan menyuruh kita jalan sambil mereka membawakan papan ski kita. Fiuh, karena papan ski kita dibawakan, kita bisa berjalan kebawah dengan lebih mudah. Bayangkan orang bermain ski memakai tongkat, tapi jalan kaki, begitulah nasib kita waktu berjalan turun ^^;;

Snowboard!

Next time will be snowboard?

Dan, peristiwa itu menutup pengalaman ski kita hari itu 🙂 Besoknya, kita semua pada tepar di kamar hotel ^^;;

Ah, lain kali jadi pengen nyoba Snow Board, sepertinya jauh lebih keren 😀 Moga-moga bisa kesampaian deh 🙂

6 Comments

  1. kaka sering ke korea yaa?? aku iseng – iseng browsing di google dan ketemu lah dengan blog kaka ehehehe
    aku ngiri deh sama kaka bisa sering datang sama jalan – jalan di korea ahahaha.
    aku pengen tau gimana murid – murid yang sekolah di sana ka, apa sama kaya yang di indonesia atau ngga 🙂

    • Alief /

      Hehehe.. Sepertinya beda.. Lebih seragam, rambut ceweknya rata-rata sama semua, rapi berponi :p Dan sekolah di Korea lebih berat sepertinya, SMA bisa pulang jam 10 malam tiap hari.. *dari cerita rekan kerja di sana 🙂

  2. bro, ente di sono kerja atau kuliah?
    lagi pgen maen ke negeri ginseng nih, pgen ngrasain winter disana plus maen ski gitu 😀

    • Alief /

      Lagi ada urusan kerjaan bro 🙂

      • wah langsung dibales.hehehe
        ente kerja dmn gan?
        ane pengen minta tolong ke agan nih, mau tanya soal visa … mumpung agan jg masih onlen blognya
        dulu ente ngurus visanya gmn gan?

  3. wah langsung dibales.hehehe
    ente kerja dmn gan?
    ane pengen minta tolong ke agan nih, mau tanya soal vis … mumpung agan jg masih onlen blognya

Trackbacks/Pingbacks

  1. Let’s Go Skiing! | paramitopia goes to Europe! - [...] untuk ski di sini menurut saya tidak terlalu mahal, jika dibandingkan dengan pengalaman ski teman saya di Korea ;p.…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *