Url Canonicalization, www atau non-www?

Url Canonicalization, apaan itu? Ya sudah, saya juga baru mengerti istilah itu barusan setelah membaca blog milik Matt Cutts (Engineer Google), jadi wajar kalau kalian tidak mengerti ^_^ Mari kita mulai dari pertanyaan yang terdapat pada judul posting. Mana yang kamu pilih, www.aliefmaksum.com atau aliefmaksum.com?

Hah? Terus apa bedanya? Hehehe, buat kalangan pembaca atau blogger pribadi, hal itu mungkin tidak ada artinya atau malah tidak terpikirkan karena biasanya menuju halaman yang sama. Akan tetapi, untuk seseorang yang mengais uang dari nge-blog, hal itu ternyata lumayan penting, karena berhubungan dengan SEO (Search Engine Optimation).

Mungkin beberapa hal ini akan cukup berat dan tidak menarik untuk sebagian besar dari kalian ^_^ Oke, mari kita mulai. Url Canonicalization merupakan pemilihan url (url itu alamat blog/web) untuk homepage atau halaman utama kalian. Sebagai contoh ya pertanyaan pada judul tadi. Kedua-duanya benar dan mengarah pada tempat yang sama. Tapi sayangnya, bagi Search Engine semacam google, kedua alamat tadi dianggap berbeda dan dapat menyebabkan pinalti pada peringkat hasil pencarian. Pada kasus terburuk, Pagerank halaman kalian juga dapat terbagi. Sayang sekali kan..

Oleh karena itu, pertama-tama kita harus  menentukan alamat mana yang ingin kita pakai. Jujur, aku sempat bingung, malahan waktu menulis posting ini aku masih belum mantab 100% ^_^” Tapi akhirnya aku memilih menggunakan aliefmaksum.com. Bukan apa-apa sih, tapi setelah mempertimbangkan berbagai hal, satu-satunya yang membuatku ingin memakai www.aliefmaksum.com adalah kekerenannya :)) Soalnya, mayoritas web besar memakai embel-embel www di depan namanya, wajar kalau aku juga pengen ikutan :p Tapi sayangnya, setting default dari webhostingku adalah memindah www.aliefmaksum.com ke aliefmaksum.com. Jadi demi mudahnya (sudah mencoba segala cara tapi gagal T_T ), ya sudahlah pakai yang itu saja :))

Oke, setelah kita sudah menentukan alamat mana yang ingin kita pakai, kita harus melakukan beberapa hal. Yakni me-redirect alamat yang tidak kita inginkan menuju alamat pilihan kita. Sebagai contoh, coba anda ketik www.aliefmaksum.com, pasti anda akan langsung diarahkan ke aliefmaksum.com. Contoh lain adalah google.com yang akan diarahkan ke www.google.com . Yang pasti, menurut Matt Cutts, kedua pilihan tersebut tidak ada yang salah. Yang jelek adalah jika kita tidak melakukan re-direct, contohnya ada pada www.jawapos.com (huehehehe), coba kamu ketik jawapos.com, pasti tidak di re-direct 🙂

Untuk anda yang terpana dan ingin me-re-direct halaman utama anda, anda bisa mencoba membaca artikel ini 🙂 Sekian saja, ternyata masih banyak yang harus dipelajari untuk menjadi blogger dan webmaster handal ^_^

1 Comment

  1. try to use the wp permalinks redirects.. it will help u to redirect every incorrect address upon ur blog.. it helps a lot an optimizes for search engine results 😀

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *